Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Hari Ibu kita sering mendengar namun bagaimana dengan Hari Ayah? Sementara hampir setiap anak di dunia ini belajar bicara dengan  memulai dua kata pertama “Papa & Mama”.Kata Papa mereka ucapkan  sebagai kata kedua setelah Mama. Kata Papa itu sendiri diserap  dari bahasa Perancis. 71% penduduk dunia mengenal kata “Papa”  ini berdasarkah hasil penelitian terhadap 1.000 macam bahasa.  Papa dalam bahasa Latin “Tata” sedang dalam bahasa Rusia “Nana”.

AWAL KISAH HARI AYAH

Hari Ayah adalah hari untuk menghormati ayah. Di Amerika, dan lebih dari 75 negara lain, seperti Australia, Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Hongkong dalam Hari Ayah atau Father’s Day (dalam bahasa Inggris) dirayakan pada hari Minggu di pekan ke tiga bulan Juni, dan dirayakan hampir di seluruh dunia yang dimulai pada awal abad ke-12. Biasanya Hari Ayah dirayakan dengan pemberian hadiah kepada ayah dan kegiatan kekeluargaan. Hari Ayah diadakan untuk melengkapi Hari Ibu, hari untuk menghormati ibu.Di beberapa negara Eropa dan Timur Tengah, Hari Laki-laki Internasional atau International Men’s Day (dalam bahasa Inggris) diperingati setiap bulan 19 November.

Awal kenapa di Amerika ada hari ayah “Father’s Day” yang pada hari Minggu ke-3 di bulan Juni selalu dirayakan. Sonora Dodd, dari kota Washington, merupakan orang pertama yang mengusulkan ide akan hari Ayah timbul pada saat dia sedang  mendengar khotbah pada hari Ibu tahun 1909.

Sonora menginginkan sebuah hari khusus untuk menghormati ayahnya. William Smart. Ayahnya merupakan seorang veteran perang, menduda ketika istrinya meninggal pada saat melahirkan anaknya yang baru lahir beserta lima anak lainnya sendirian di sebuah ladang pedesaan di bagian timur Washington.

Setelah Sonora tumbuh dewasa, dia menyadari bahwa sikap tanpa pamrih ayahnya telah ditunjukkan dalam membesarkan anak-anaknya sebagai orang tua tunggal. Semua pengorbanan orang tua telah dilakukan oleh ayahnya, dan ia merupakan seorang pemberani, tidak egois dan pria yang penuh dengan kasih sayang dimata anak-anaknya. Oleh sebab itu tanggal 5 Juni yang merupakan hari ulang tahun ayahnya, dipilih sebagai perayaan hari Ayah pertama, namun perayaan tersebut ditunda sampai tanggal 19 Juni, minggu ke-3 bulan Juni di Spokane, Washington, akibat waktu yang tidak cukup untuk melakukan persiapan.

Pemakaian bunga ros merupakan tradisi akan perayaan hari Ayah. Sonora Dodd menandakan bunga ros merah untuk menghormati ayah yang masih hidup, sedangkan ros putih untuk menghormati ayah yang telah tiada.

Pada tahun 1924, Presiden Calvin Coolidge mendukung ide akan hari Ayah nasional, tetapi hal tersebut tidak pernah menjadi hari resmi sampai tahun 1966 ketika Presiden Lyndon Johnson menandatangani proklamasi kepresidenan yang menyatakan bahwa minggu ketiga bulan Juni merupakan hari Ayah.

HATI SEORANG AYAH

Suatu ketika, ada seorang anak wanita bertanya kepada Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-bungkuk, disertai suara batuk-batuknya. Anak wanita itu bertanya pada ayahnya: Ayah , mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?” Demikian pertanyaannya, ketika Ayahnya sedang santai di beranda.

Ayahnya menjawab : “Sebab aku Laki-laki.” Itulah jawaban
Ayahnya. Anak wanita itu berguman : ” Aku tidak mengerti.”

Dengan kerut-kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa penasaran. Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita itu, terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya mengatakan : “Anakku, kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki.” Demikian bisik Ayahnya, membuat anak wanita itu tambah kebingungan.

Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri Ibunya lalu bertanya :”Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian terbungkuk? Dan sepertinya Ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?”

Ibunya menjawab: “Anakku, jika seorang Laki-laki yang benar benar bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian.” Hanya itu jawaban Sang Bunda.

Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi dia tetap saja penasaran.

Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi. Di dalam mimpi itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa penasarannya selama ini.

“Saat Ku-ciptakan Laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa aman teduh dan terlindungi. “

“Ku-ciptakan bahunya yang kekar & berotot untuk membanting tulang menghidupi seluruh keluarganya & kegagahannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya. “

“Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapatkan cercaan dari anak-anaknya. “

“Kuberikan Keperkasaan & mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya basah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan hembusan angin, dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya & yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih payahnya.”

“Ku berikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat & membimbing keluarganya tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerap kali menyerangnya. “

“Ku berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai & mengasihi keluarganya, didalam kondisi & situasi apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya melukai hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi & mengasihi sesama saudara.”

“Ku-berikan kebijaksanaan & kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan padanya untuk memberikan pengetahuan & menyadarkan, bahwa Istri yang baik adalah Istri yang setia terhadap Suaminya, Istri yang baik adalah Istri yang senantiasa menemani. & bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada Istri, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar & saling melengkapi serta saling menyayangi.”

“Ku-berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti bahwa Laki- laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari & menemukan cara agar keluarganya bisa hidup di dalam keluarga bahagia & BADANNYA YANG TERBUNGKUK agar dapat membuktikan, bahwa sebagai laki-laki yang bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup keluarganya. “

“Ku-berikan Kepada Laki-laki tanggung jawab penuh sebagai Pemimpin keluarga, sebagai Tiang penyangga, agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung jawab ini adalah Amanah di Dunia & Akhirat.”

Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut & berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik Ayahnya yang sedang berdoa, ketika Ayahnya berdiri anak wanita itu merengkuh dan mencium telapak tangan Ayahnya. ” AKU MENDENGAR & MERASAKAN BEBANMU, AYAH.”

Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, Berbahagialah yang masih memiliki Ayah. Dan lakukanlah yang terbaik untuknya.

Hari Ayah telah menjadi sebuah hari yang bukan hanya untuk menghargai seorang yang berstatus Ayah saja, tetapi semua pria yang berlaku seperti tokoh seorang Ayah. Ayah tiri, paman, kakak, dan pria dewasa lainnya harus dihormati pada hari Ayah.

Diunduh dari berbagai sumber

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube