Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Beberapa kisah dibawah ini dapat kita jadikan suatu renungan atas teladan yang diberikan untuk kita semua bagaimana kasih diwujudkan dalam tindakan bukan kata-katan.

Pertama, pernah terjadi kebakaran di sebuah rumah yang membumihanguskan seluruh isi rumah termasuk kandang ayam yang berada dibelakang rumah. Saat pemadam kebakaran sedang mengais-ngais reruntuhan demi menyelamatkan korban yang mungkin masih tersisa untuk diselamatkan, seekor induk ayam ditemukan sudah gosong. Setelah diperhatikan lebih teliti, ternyata dari balik sayap mayam malang itu, keluar beberapa anak ayam yang lucu menciap-ciap, seolah-olah membangunkan infduknya yang sudah mati tak berwujud. Dalam kebakaran itu, sang induk mengorbankan dirinya supaya anak-anaknya selamat.

Kedua,  pernah ada seekor induk pelikan dan anak-anaknya ditimpa bahaya mati kehausan akibat ketiadaan air untuk minum. Demi keselamatan anak-anak yang dikasihinya, dengan paruhnya yang tajam dicotoknya dadanya sendiri lalu mengalirlah darah ke luar. Darah itu diminum mereka sehingga mereka lolos dari kehausan. Tapi, sang induk sendiri mati akibat kehabisan darah. Itulah kenapa burung ini menjadi simbol pengorbanan di Eropa pada abad pertengahan.

Ketiga, dalam dunia ikan kita kenal dengan ikan salmon. Jenis ikan ini hidup di laut yang maha luas. Tetapi, jika hendak bertelur, ikan ini harus menempuh beratus kilometer untuk menemukan sungai yang tenang. Setelah bertelur dan menetas, sang induk harus mati, mengorbankan diri, karena dagingnya dimakan oleh anak-anak salmon tersebut.

Keempat, pernah ada seorang ibu tersesat dihutan dengan bayinya. Ibu itu berjalan berhari-hari dan berteriak-teriak minta tolong sambil menangis, tetapi tidak terdengar oleh siapapun. Ketika ibu itu kehabisan tenaga dan melihat bayinya kelaparan dalam bahaya mati, ibu itu berkata dalam hati, “tidak apalah saya mati, tetapi anakku ini harus selamat,” Dia menusukan tangannya dengan kayui yang runcing dan meletakkan bibir anaknya pada luka yang mengalirkan darah segar, agar dapat minum dan hidup. Esok harinya, beberapa pemburu lewat dan menemukan ibu itu sudah meninggal dunia, namun para pemburu itu menyelamatkan bayi yang masih hidup.

… sangat banyak kisah sejenis, namun satu hal yang perlu kita pahami bahwa inilah kasih, inilah korban, demi keselamatan mereka yang dikasihi.

Sumber : salah satunya dari https://iphincow.com/2020/02/17/kasih-menuntut-korban/

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube