Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Pada tahun 1971, ketika Tenn ibu-Israel Houghton berumur 17 tahun dia hamil diluar nikah dengan pria berkulit Hitam, dimana pada masa itu perbedaan ras masih sangat tinggi, sehingga bagi para orang yang berkulit putih untuk menikah dengan orang berkulit hitam itu sangat memalukan, suatu ketika Tenn ibu-Israel Houghton menceritakan kehamilannya, dan latar belakang ayah dari janin yang dikandung adalah orang kulit hitam kepada orang tuanya, dan itu membuat orang tuanya memintanya untuk mengaborsi kehamilannya.

Tapi Tenn ibu-Israel Houghton menolak untuk mengaborsi kehamilanya dan berkata kepada orangtuanya bahwa dia sudah melakukan satu kali dosa dan dia tidak mau membuat dosa untuk yang kedua kalinya dan akan terus menjaga bayi ini, maka orang tuanya menolak dan menjauhi Tenn ibu-Israel Houghton, bahkan tidak pernah kontak dengannya, juga saudara-saudaranya menjauhinya.

Dengan keadaan yang begitu susah ditambah Tenn ibu-Israel Houghton adalah pengguna narkoba yang membuatnnya rentan keguguran dan juga kehamilannya yang sudah berumur 8 bulan, pada saat itu Tenn ibu-Israel Houghton memutuskan untuk pindah keCalifornia dan meninggalkan keluarganya sebab disana dia sudah merasa tertolak dan tidak diterima sama sekali.

Dicalifornia pun Tenn ibu-Israel Houghton tidak mempunyai siapa-siapa, pada suatu ketika Tenn ibu-Israel Houghton berada disuatu tempat dicalifornia dengan keadaan hamil dia duduk dipinggir jalan, ketika itu lewat seorang wanita dan melihat kearah Tenn ibu-Israel Houghton yang waktu itu masih muda dengan keadaan hamil tua, dan wanita itu memutuskan untuk berhenti dan bercakap – cakap dengannya dan berkata kepadanya bahwa Tuhan mengasihinya dan tidak akan meninggalkan dan melupakannya, dan bahwa dia melakukan yang benar dan semua akan baik-baik saja, dan wanita itu memberikan kita suci kepadanya.

Dan kata-kata wanita itu begitu berkesan mendalam kepadanya sehingga Tenn ibu-Israel Houghton memutuskan untuk bersujud berdo’a disalah satu sudut jalan di san diego dan menyerahkan hidupnya kepada Tuhan, hidupnya pun diubahkan Tuhan dan dia mulai membaca kita suci dan berdo’a kepada Tuhan bahwa anak yang akan dilahirkannya akan diserahkan kepada Tuhan dan memberi nama dari kita suci untuk nama anaknya yaitu israel.

Setelah 20 tahun kemudian anaknya Israel Houghton  menjadi pemimpin ribuan orang di ibadah dan menjadi pemenang Grammy Award lagu pujian Rohani, Stellar dan Dove artis rekaman. Tenn ibu-Israel Houghton tidak pernah mengharapkan anaknya akan menjadi pemimpin ribuan orang di ibadah atau menjadi pemenang Grammy Award, Stellar dan Dove artis rekaman.

Sumber : http://cristians-artikel.blogspot.com/2011/06/doa-yang-mengubahkan-seorang-ibu-untuk.html

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube