Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Dadarao Bilhore, tampak meratakan permukaan jalan menggunakan sekopnya. Setelah itu, ia menatap langit memanjatkan doa untuk putranya – satu dari ribuan orang India yang tewas setiap tahunnya dalam kecelakaan yang disebabkan oleh jalan berlubang.

Putranya, Prakash Bilhore yang baru berusia 16 tahun meninggal pada Juli 2015 lalu di jalanan Mumbai, India. Prakash mengendarai motor dengan sepupunya, menabrak lubang yang dalam dan membuat mereka terpental ke udara. Kecelakaan tragis itu terjadi saat musim panas musim panas di Mumbai, saat musim hujan sebelumnya jalanan di Mumbai tergerus air hingga membuat lubang-lubang di jalan.

Prakash, yang tidak mengenakan helm, menderita kerusakan otak fatal. Sementara sepupunya hanya menderita luka ringan.

Untuk mengatasi kesedihannya, ayah yang hancur ini lantas memutuskan akan melakukan sesuatu pada jalan-jalan Mumbai, yang kondisinya sama buruk dengan keadaan jalan di daerah lain di India. Menggunakan pasir dan kerikil yang dikumpulkan dari situs bangunan, Bilhore hingga kini telah menutup hampir 600 lubang di seluruh ibukota dalam tiga tahun terakhir.

Penjual sayur berusia 48 tahun ini melakukan itu semua ikhlas. Harapannya hanya satu, tidak ada nyawa lain yang melayang seperti putranya. “Kematian mendadak Prakash meninggalkan kekosongan besar dalam hidup kita. Saya melakukan pekerjaan ini untuk mengingat dan menghormatinya,” katanya dikutip dari Asiaone.com (14/9/2018).

“Saya juga tidak ingin orang lain kehilangan orang yang dicintai seperti saya,” tambahnya.

Bilhore telah menjadi pemberitaan media lokal yang tak terhitung jumlahnya, Ia bahkan mendapat julukan “pothole dada”, sebuah istilah penuh kasih di India untuk seorang pria yang dihormati.

Statistik pemerintah menunjukkan 3.597 orang meninggal akibat jalan berlubang di seluruh India tahun 2017 lalu, rata-rata 10 per hari. Masyarakat pun menyalahkan pemerintah yang cenderung apatis.

Para aktivis juga menganggap kontraktor yang bertanggung jawab untuk memperbaiki jalan melakukan pekerjaannya dengan buruk, sehingga ditahun-tahun berikutnya jalan berlubang tetap terjadi.

Sumber :  http://intisari.grid.id/read/03938155/putranya-tewas-akibat-jalan-rusak-seorang-ayah-lakukan-aksi-mulia-tutupi-ratusan-lubang-di-jalanan?page=all

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube